3D

Menyelamatkan Diri dari Tsunami

Bentang Alam Kars Indonesia

Album Harmoni Keragaman Kars

13/12/2011 Comments (1) Resensi Buku

Tsunami Gelombang Pembunuh Buku bacaan tsunami untuk remaja

tsunami

Untitled-1Kecepatan bergeraknya tsunami di lautan yang sebesar 720 km/jam dijelaskan dengan membandingkan kecepatan itu setara dengan kecepatan pesawat terbang atau 10 kali kecepatan mobil. Mendekati daratan, kecepatan tsunami di pantai menurun menjadi 34 km/jam tetapi ketinggiannya menjadi 8 m. Itu artinya, ketinggian tsunami melebihi gedung bertingkat dua.

Ada kisah menarik antara dua anak kecil bernama Shota dan Nami. Kedua anak itu datang ke pantai untuk bermain. Diceritakan bahwa Shota mewakili gambaran anak yang kurang memahami tsunami, sedangkan Tami anak yang memiliki pengetahuan mengenai tsunami. Ketika sedang asyik bermain terjadi getaran gempa kecil. Tami merasakannya, namun Shota tidak. Mereka segera mendengarkan radio. Benar saja, ada peringatan tsunami dari radio. “Beberapa saat yang lalu, terjadi gempa bumi berskala 7 SR. Masyarakat yang berada di laut perlu waspada terhadap tsunami”, demikian bunyi peringatan itu. Namun Shota berdalih, “Saya mendengar air laut akan surut secara mendadak sebelum tsunami datang. Selain itu, mereka mengatakan hanya terjadi tsunami kecil akibat gempa bumi besar. Lagi pula tsunami tidak akan pernah terjadi pada hari yang cerah.” Tami menjelaskan, “Kadang-kadang tsunami datang tanpa didahului surutnya air laut secara mendadak. Lagi pula tsunami pada tahun 1933 terjadi pada hari yang cerah. Tsunami terjadi tidak tergantung pada cuaca, getaran gempa bumi yang terasa, geografi, atau lingkungannya! Jadi kita harus segera melakukan evakuasi ketika mendengar peringatan tsunami!”.

geomagz201112_078Selain tanya jawab mengenai tsunami, pada bagian-bagian lain buku ini kita dapat membaca beberapa pengalaman dari korban tsunami. Tilly Smith, seorang gadis kecil asal Inggris berhasil menyelamatkan orang-orang sekitarnya saat melihat gejala-gejala tsunami yang akan datang tanpa peringatan. Tilly dan keluarganya datang dari Inggris ke Pulau Phuket untuk berlibur. Tilly pernah mendapat pelajaran gempa bumi dan tsunami di sekolah. Ketika memandang laut, ia sadar ada sesuatu yang aneh. Samudra tampak berbusa dan kemudian air di pantai surut. Tilly memberikan peringatan kepada ibunya. Peringatan ini ditanggapi secara cepat oleh orangorang di sekitarnya. Mereka lalu bergegas menuju daratan tinggi sebelum tsunami menerjang.

gg Salah satu nasehat penting yang disampaikan melalui buku ini adalah: Tidak ada cara untuk mencegah tsunami. Agar anda terhindar dari bencana itu, maka anda dituntut untuk mengetahui berbagai hal mengenai tsunami, mUntitledendiskusikannya dengan keluarga dan teman-teman serta melakukan evakuasi saat terjadi tsunami.

Setelah membaca buku ini beberapa pertanyaan muncul dalam benak. Apakah kita telah menyediakan materi pelajaran yang benar mengenai gempa bumi dan tsunami bagi para remaja kita di sekolah-sekolah? Apakah kita telah memiliki sistem peringatan tsunami melalui radio dan televisi atau bahkan melalui short message service (sms)? Apakah kita telah memiliki bangunan evakuasi dari tsunami? Semoga semua pertanyaan ini telah terjawab. (Bunyamin) .

One Response to Tsunami Gelombang Pembunuh Buku bacaan tsunami untuk remaja

  1. Ibnu Rusydy says:

    Untuk ini bisa menjadi media pembelajaran bagi anak-anak sekolah dasar untuk mengenal bencana alam tsunami. Semoga dengan membaca buku ini, anak-anak dan masyarakat kita makin akan sadar akan pentingnya pendidikan kebencanaan sejak ujian dini. Tsunami Aceh yang terjadi pada tahun 2004, cukup menjadi pelajaran bagi kita…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>