R.W. Van Bemmelen: Sosok Manusia dalam Roman Geologi

R.W. Van Bemmelen: Sosok Manusia dalam Roman Geologi

Geowisata-61

Geowisata di Bumi Sejuta Sapi

17/09/2013 Comments (0) Resensi Buku

Lintas Sejarah Pertambangan dalam Gambar

Lintas Sejarah Pertambangan
Indonesian Mining in Images

Indonesian Mining in Images

Pada halaman berikutnya, ditampilkan wajah para menteri yang memimpin di bidang pertambangan mulai dari Chairul Saleh, Ibnu Sutowo sampai kepada Jero Wacik. Terselip dalam deretan pemimpin tertinggi pertambangan itu Susilo Bambang Yudhoyono yang menjabat menteri pertambangan selama 10 bulan, yakni dari 26 Oktober 1999 sampai dengan 21 Agustus 2000.

Sajian yang sangat mengagumkan adalah potret kunjungan presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, ke Museum Geologi pada tahun 1960. Potret yang sangat mengesankan itu menghiasi halaman pembuka. Penempatannya pada halaman itu sungguh tepat karena kunjungan tersebut telah membuka semangat kerja para ahli geologi dan pertambangan yang semuanya masih muda belia. Sudah pasti mereka merasa telah mendapat siraman motivasi yang menggelora dalam upaya menggali kekayaan sumber daya mineral yang dikandung Bumi Ibu Pertiwi. Itulah kunjungan yang menyadarkan kita semua betapa kekayaan itu menunggu keterampilan tangan putera-puteri anak bangsa.

Lintas Sejarah PertambanganKetika itu bangsa Indonesia baru memiliki sejumlah kecil ahli geologi. Lembaga yang mendidik ahli geologi memang hanya satu, yaitu Jurusan Geologi Universitas Indonesia yang di kemudian hari menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB). Sebelumnya, ada pula pendidikan darurat perang yang diselenggarakan di Magelang. Sebelumnya lagi, ketika hubungan Hindia Belanda terputus dari induknya di Eropah, Belanda menyelenggarakan kursus geologi dan pertambangan untuk mengisi kekosongan tenaga yang tidak bisa lagi didatangkan dari Eropa. Di antara sekian banyak peserta kursus hanya ada dua orang pribumi, yaitu Arie Frederick Lasut dan Sunu Sumosusastro. Di kemudian hari keduanya menjadi tokoh dan perintis dalam pengembangan geologi-pertambangan di Indonesia.

90Karena Arie Lasut secara gigih mempertahankan kantor Museum Geologi dari serbuan Belanda, serta menyelamatkan semua dokumen mengenai kekayaan mineral Indonesia, maka Belanda menculiknya. Arie Lasut kemudian ditemukan oleh penduduk di sekitar Sekip, Yogyakarta, dalam keadaan sudah wafat. Beberapa tahun kemudian pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Arie Lasut.

Tahukah Anda bahwa ketika menyusun tesis pada Kursus Geologi Pertambangan, Arie Lasut dibimbing oleh R.W. van Bemmelen? Bahwa topik tesisnya adalah mengenai jarosit Ciater? Seperti kebetulan, atau memang diniatkan dengan penuh pertimbangan, dalam buku Indonesian Mining in Images, Perhapi menghadirkan Van Bemmelen, setidaknya dalam potret, untuk menyertai kunjungan Presiden Soekarno ke Museum Geologi. Van Bemmelen mendapat kehormatan untuk tampil dalam inset pada potret yang penuh makna historis tersebut. Sungguh penghargaan yang luar biasa dari masyarakat pertambangan kepada tokoh geologi Van Bemmelen.

Sudah barang tentu, setiap orang yang menggali kekayaan mineral dari dalam perut bumi menyadari bahwa kunci untuk menemukan bahan tambang berharga tersebut ada dalam buku setebal 1000 halaman yang ditulis oleh Van Bemmelen. Buku berjudul, The Geology of Indonesia, ini merangkum semua kegiatan penyelidikan geologi selama 100 tahun dari tahun 1849 sampai tahun 1949. Bahkan notasi yang menyertai potret itu sangat mengesankan yang berbunyi: Van Bemmelen, penulis buku Geologi Indonesia, a major masterpiece dalam mengungkap geologi Indonesia.

Buku Indonesian Mining in Images benarbenar memberikan inspirasi, baik bagi para pelaku pertambangan pada masa lalu, sekarang maupun di hari yang lebih cerah di masa yang akan datang. Begitu pun bagi masyarakat luas. Buku ini merupakan dokumen penting yang menunjukkan bagaimana kekayaan yang dikandung Ibu Pertiwi dengan penuh kejuangan telah diangkat ke muka bumi untuk dipersembahkan bagi kesejahteraan bangsa dan negara.

Peresensi adalah staf pengajar di Fakultas Teknik Geologi,
Universitas Padjadjaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>