Uncategorized
Category

Untitled-111 17/10/2016

Gunung Sindoro Menyapa Pagi

Bukit Sikunir di Dataran Tinggi Dieng merupakan tempat favorit untuk mendapatkan

Read article

Untitled-105 17/10/2016

Merayap Perlahan di Bajawa

Menjelang masuk Bajawa dari arah So’a, samar-samar kabut tersibak dan menampakan

Read article

Untitled-104 17/10/2016

Bapak Biogeografi di Nusantara

Pada tahun 1997, Penny van Oosterzee menerbitkan buku mengenai perjalanan Alfred

Read article

Untitled-100 17/10/2016

Gambut Indonesia Luas Tersebar dan Mudah Terbakar

Di Indonesia, gambut sudah lama dimanfaatkan. Lahan gambut digunakan untuk lokasi

Read article

Untitled-91 17/10/2016

Jejak Laut Holosen di Pulau Belitung

Pulau Belitung, sebuah pulau kecil (kl. 480.010 hektare) di Selat Karimata, Sumatera

Read article

Untitled-88 14/10/2016

Di mana Rumah Wallace?

Pagi-pagi 8 Januari 1858, Sir Alfred Russel Wallace tiba di Pulau Ternate. Melalui

Read article

Untitled-81 14/10/2016

Wallace dan Biogeografi Indonesia

Pada dinding di sebuah gang di Kota Ternate ada goresan grafiti bertuliskan “A.R.

Read article

Pembagian Jenjang Neogen Pulau Jawa (Oostingh,1938) 13/10/2016

Ladang Fosil Moluska Cijurey-Tonjong

Moluska merupakan kelompok hewan bertubuh lunak, tidak bersegmen, dan biasanya

Read article

Cekungan So’a dengan latar belakang Gunung Welas. 13/10/2016

Lima Hari Menjelajah Pulau Bunga

Sudah lama Flores atau Pulau Bunga menjadi impian penjelajahan kami. Apalagi setelah

Read article

Mineral Phillipsit diperbesar 250 X, difoto menggunakan alat
SEM (Scanning Electron Microscope) yang dapat memperbesar
kenampakkan 1000X hingga 2000X.
Foto: Koleksi Prof. Mimin 12/10/2016

Penemuan Mineral Phillipsit

Antara 18 Juni-16 Juli 1998, Ekspedisi MD III – IMAGES IV dihelat oleh

Read article

Mimin Karmini 12/10/2016

Mimin Karmini Setia di Jalan Mikropal

Sejak William Smith menemukan Hukum Suksesi Fauna hingga kini, penelitian

Read article

Gambaran kehidupan ekosistem fauna di Mata Menge yang didalamnya dapat ditemukan gajah Stegodon florensis, komodo Varanus
komodoensis, tikus Hooijeromys nusatenggara, buaya Crocodillus dan berbagai species burung. Sumber: PaleoArt. 11/10/2016

Merekonstruksi Lingkungan Purba Cekungan So’a

Tak ubahnya seperti agen detektif, para peneliti paleontologi dituntut untuk mampu

Read article